Make your own free website on Tripod.com

 

MENU  PERTANYAAN
 

PERTANYAAN TENTANG BAPTISAN

 

  1. Mengapa gereja protestan dan Katholik menganggap baptisan air itu tidak penting. Apakah percikan yang Alkitabiah atau baptisan air ?

       Jawaban :

Baptisan yang Alkitabiah atau baptisan air adalah sepeti yang dikatakan dalam Matius 3:16. Roma 6:3-5,  Pembaptisan, hanya lewat penyelaman dalam air.  Itu berarti sederhana, semua orang yang dibaptis harus diselamkan di dalam air. Selain itu, hanya dengan penyelaman dalam air, seseorang harus dibaptis. Yesus sudah dibaptis oleh Yohanes di sungai. 

Orang Etiopia itu dibaptis oleh   murid Filipus di sungai. 

Kisah Para Rasul 8:38 merupakan alasan mengapa kita harus dibaptis  lewat penyelaman dalam air. Hal itu menggambarkan kepada dunia bahwa kita  menguburkan hidup kita yang lama dan mulai hidup yang baru. Hal itu juga menggambarkan  tentang Kematian Kristus di atas kayu Salib, penguburanNya dan kebangkitanNya, yang memberi  kita kemenangan dari  kematian.  Ketika kita turun ke dalam air seperti Yesus turun dalam kubur. Ketika kita  naik dari air seperti Yesus dibangkitkan dari kubur. Jadi baptisan kita, menggambarkan  kematian, kubur, dan kebangkitan Yesus Kristus Juru Selamat kita.

  1. Apakah baptisan percikan itu menyalahi ajaran Alkitab. Sebab ada yang mengatakan bahwa baptisan yang sebenarnya yaitu baptisan selam.

Jawaban :

          Alkitab tidak pernah menceritakan seseorang yang dibaptis secara     percik hanya secara selam. Menurut Roma 6:3-5 baptisan seharusnya menggambarkan kematian, Penguburan, dan Kebangkitan Yesus Kristus.  Salah satu jalan seseorang bisa melakukan itu.  Masuk kepada air seperti Yesus Mesuk Kuburan, keluar dari air seperti Yesus keluar dari kuburan, dengan hidup yang baru.  Baptisan seharusnya menyebab orang masing-masing yang dibaptisan berpikir kematian, penguburan dan kebangkitan.  Jadi yang sesuai dengan kebenaran Alkitab adalah Baptis Selam.

  1. Baptisan berasal dari bahasa apa dan apa artinya ?

Jawaban :

a.       Baptisan adalah perintah (Amanat) dari Tuhan Yesus sebelum naik ke     sorga,  (Mat 28:19)

b.       Baptisan sebagai tanda bahwa ia mempunyai bagian dalam kematian, penguburan dan kebangkitan Kristus, sama seperti menguburkan hidup lama saudara dan bangkit kembali dalam hidup yang baru, Roma 6:3-7. Ia disatukan dengan Kristus dan dosanya diampuni. 

c.       Alkitab hanya menyebutkan baptisan dengan cara penyelaman. Yesus dibaptiskan dengan penyelaman.                             Matius 3:13-17, ayat 16, “Sesudah dibaptis Yesus segera keluar dari air dan . . .”  Kata “keluar” artinya Yesus dari dalam air, bukan hanya dipercik dengan air saja.  Orang Etiopia juga dibaptis dengan cara selam. Kisah Para Rasul 8:38-39, ayat 39, “Dan setelah mereka keluar dari air, . . .”

  1. Mengapa sehingga anak kecil yang baru dilahirkan harus dibaptis, apakah anak-anak kecil yang baru lahir itu sudah berbuat dosa. Mohon penjelasan !

Jawaban :

Menurut Alkitab hanya orang-orang yang sudah bertobat dan percaya  dalam nama Yesus sebagai Juru Selamat mereka saja yang bisa dibaptiskan.  Dan bayi tidak bisa melakukan itu.  Hanya seorang yang akan dibaptis yang bisa membuat keputusan itu, bukan ayah ibunya atau orang lain.  (Kisah Para Rasul 2:38-41; Roma 6:3-5)

  1. Bagaimana timbulnya baptisan percik dan apa akibatnya yang pertama sampai hari ini juga masih tetap berlaku bagi gereja GMIT !

Jawaban:

            Ada beberapa gereja Kristen yang menulis  doktrin, agar mereka boleh membaptiskan seperti itu.  Di dalam alkitab tidak ada doktrin yang seperti itu.  Pembaptisan, hanya dilakukan lewat  penyelaman dalam air.  Tidak pernah seseorang dalam Alkitab membaptis secara percik. Yesus Kristus menujukkan kepada kita cara pembaptisan dalam Matius 3:13-16.   

  1. Mengapa kita sebagai umat Kristiani kita tidak mengikuti perintah Yesus Kristus : “pergi dan baptiskanlah mereka dalam Nama-Ku”. Tetapi yang kita lakukan ialah baptisan percik !

Jawaban:

         Ada beberapa gereja Kristen yang menulis  doktrin, agar mereka boleh membaptiskan seperti itu.  Di dalam alkitab tidak ada doktrin yang seperti itu.  Pembaptisan, hanya dilakukan lewat  penyelaman dalam air.  Tidak pernah seseorang dalam Alkitab membaptis secara percik. Yesus Kristus menujukkan kepada kita cara pembaptisan dalam Matius 3:13-16. 

  1. Apakah baptisan yang benar adalah baptisan selam, lalu bagaimana dengan baptisan percik ?

Jawaban:

         Baptisan tidak menentukan apakah seseorang dapat masuk sorga, semua orang yang masuk sorga karena mereka orang Kristen, (karena mereka menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat). Yoh 14:6. Kis 4:12. Kita dibaptis karena kita mau melakukan perintah Allah, Mat 28:19.Baptis tidak menyelamatkan kita, tetapi Yesus, Yoh 14:6.     Kis 4:12. Kita dibaptis karena kita mau melakukan perintah Allah, Mat 28:19.Jadi kalau keadaan tidak memungkinkan, walaupun orang itu tidak dibaptis tetap selamat. Contohnya: orang yang disalibkan di sebelah kanan Yesus. Baptis yang benar menurut Alkitab (Firman Allah) adalah Baptis Selam. baptis selam dibaptis dengan menyelamkan dalam air. Alkitab tidak pernah menceritakan seseorang yang dibaptis secara percik hanya secara selam. Kita disebut orang Kristen karena kita hidup seperti Yesus, dan Yesus dibaptis dengan cara Selam. Matius 3:13-17, ayat 16, “Sesudah dibaptis Yesus segera keluar dari air dan . . .”  Kata “keluar” artinya Yesus dari dalam air, bukan hanya dipercik dengan air saja. Hal itu jelas memberitahukan pada kita bahwa Yesus dibaptis dengan cara selam, satu-satunya contoh baptisan dalam Alkitab adalah dengan cara selam. Orang Etiopia juga dibaptis dengan cara selam. Kisah Para Rasul 8:38-39, ayat 39, “Dan setelah mereka keluar dari air, . . .” Menurut Roma 6:3-7 baptisan seharusnya menggambarkan kematian, Penguburan, dan Kebangkitan Yesus Kristus.  Salah satu jalan seseorang bisa melakukan itu.  Masuk kepada air seperti Yesus Mesuk Kuburan, keluar dari air seperti Yesus keluar dari kuburan, dengan hidup yang baru.  Baptisan seharusnya menyebab orang masing-masing yang dibaptisan berpikir kematian, penguburan dan kebangkitan.  Jadi yang sesuai dengan kebenaran Alkitab adalah Baptis Selam.

  1. Baptisan yang benar itu yang bagaimana ?

Jawaban :

Baptisan yang Alkitabiah atau baptisan air adalah sepeti yang dikatakan dalam      Matius 3:16. Roma 6:3-5,  Pembaptisan, hanya lewat penyelaman dalam air.  Itu berarti sederhana, semua orang yang dibaptis harus diselamkan di dalam air. Selain itu, hanya dengan penyelaman dalam air, seseorang harus dibaptis. Yesus sudah dibaptis oleh Yohanes di sungai. Orang Etiopia itu dibaptis oleh  murid Filipus di sungai. Kisah Para Rasul 8:38 lewat penyelaman merupakan alasan mengapa kita harus dibaptis  menguburkan hidup dalam air. Hal itu menggambarkan kepada dunia bahwa kita  kita yang lama dan mulai hidup yang baru. Hal itu juga menggambarkan  tentang Kematian Kristus di atas kayu Salib, penguburanNya dan kebangkitanNya, yang memberi  kematian. kita kemenangan dari   Ketika kita turun ke dalam air seperti Yesus turun dalam kubur. Ketika naik dari air seperti Yesus dibangkitkan dari kubur. Jadi baptisan kita, kita  menggambarkan  kematian, kubur, dan kebangkitan Yesus Kristus Juru Selamat kita.

  1. Bagaimana menjadi jemaat yang dewasa ? Bagaimana orang Katholik dibaptis 2 kali ?

Jawaban :

Alkitab tidak pernah menceritakan seseorang yang dibaptis dua kali. Hanya  secara selam saja yang benar. Menurut Roma 6:3-5 baptisan seharusnya menggambarkan kematian, Penguburan, dan Kebangkitan Yesus Kristus.  Salah satu jalan seseorang bisa melakukan itu.  Masuk kepada air seperti Yesus Mesuk Kuburan, keluar dari air seperti Yesus keluar dari kuburan, dengan hidup yang baru.  Baptisan seharusnya menyebab orang masing-masing yang dibaptisan berpikir kematian, penguburan dan kebangkitan.  Jadi yang sesuai dengan kebenaran Alkitab adalah Baptis Selam.

  1. Mengapa jemaat GMIT menganjurkan pembaptisan harus anak di bawah balita ?

Jawaban:

Mungkin saja itu karena doktrin mereka menganjurkan seperti itu, tetapi hal tersebut tidak benar, karena menurut Alkitab hanya orang-orang yang sudah bertobat dan percaya Yesus sebagai Juru Selamat mereka saja yang bisa dibaptiskan.  Dan bayi atau anak kecil tidak bisa melakukan itu.  Hanya orang yang akan dibaptis saja yang bisa membuat keputusan itu, bukan ayah ibunya atau orang lain.(Kisah Para Rasul 2:38-41; Roma 6:3-5, Markus 16:16)

  1. Apakah perbedaan baptisan Tuhan Yesus dengan baptisan percikan ?

Jawaban :

            Baptisan yang dilakukan Yesus itu seperti yang tertulis dalam Alkitab. Baptisan yang Alkitabiah atau baptisan air adalah sepeti yang dikatakan dalam Matius 3:16,           Roma 6:3-5. Alkitab tidak pernah menceritakan seseorang yang dibaptis secara percik hanya secara selam. Kita disebut orang Kristen karena kita hidup seperti Yesus, dan Yesus dibaptis dengan cara Selam. Matius 3:13-17, ayat 16, “Sesudah dibaptis Yesus segera keluar dari air dan . . .”  Kata “keluar” artinya Yesus dari dalam air, bukan hanya dipercik dengan air saja. Hal itu jelas memberitahukan pada kita bahwa Yesus dibaptis dengan cara selam, satu-satunya contoh baptisan dalam Alkitab adalah dengan cara selam. Orang Etiopia juga dibaptis dengan cara selam. Kisah Para Rasul 8:38-39, ayat 39, “Dan setelah mereka keluar dari air, . . .”

            Menurut Roma 6:3-7 baptisan seharusnya menggambarkan kematian, Penguburan, dan Kebangkitan Yesus Kristus.  Salah satu jalan seseorang bisa melakukan itu.  Masuk kepada air seperti Yesus Mesuk Kuburan, keluar dari air seperti Yesus keluar dari kuburan, dengan hidup yang baru.  Baptisan seharusnya menyebab orang masing-masing yang dibaptisan berpikir kematian, penguburan dan kebangkitan.  Jadi yang sesuai dengan kebenaran Alkitab adalah Baptis Selam.

  1. Bagaimana caranya karena keluarga besar saya mau bergabung di GBI tetapi mereka tidak mau terima baptisan secara selam ?

Jawaban:

Jika mereka dibaptis dengan selam (satu-satu cara yang benar) maka mereka tidak perlu dibaptis lagi, menurut Firman Tuhan.. Tetapi gereja yang berbeda mempunyai syarat-syarat yang berbeda, ada beberapa geraja yang hanya mengakui baptisan di gerejanya saja.Dan gereja lain menerima baptisan gereja lain yang menggunakan baptis selam.  

Banyak gereja percaya ada satu cara seorang bisa dibaptiskan tetapi kalau mereka belum dibaptiskan secara selam, orang-orang itu belum dibaptiskan menurut Alkitab. Roma 6:3-5. Dan harus dibaptis dengan cara yang benar (baptis ulang) kalau mau menuruti perintah Allah dengan benar. Menurut kami, berikan saran atau nasehat seperti yang sudah kami jelaskan.

  1. Apakah baptisan percik itu betul ?

Jawaban :

Baptisan percik itu tidak benar, dan baptisan yang Alkitabiah atau baptisan air adalah sepeti yang dikatakan dalam Matius 3:16. Roma 6:3-5,  Pembaptisan, hanya lewat penyelaman dalam air.  Itu berarti sederhana, semua orang yang dibaptis harus diselamkan di dalam air. Selain itu, hanya dengan penyelaman dalam air, seseorang harus dibaptis. Yesus sudah dibaptis oleh Yohanes di sungai. 

Orang Etiopia itu dibaptis oleh   murid Filipus di sungai. 

Kisah Para Rasul 8:38 merupakan alasan mengapa kita harus lewat penyelaman dalam air. Hal itu menggambarkan kepada dunia bahwa  dibaptis  menguburkan hidup kita yang lama dan mulai hidup yang baru. Hal itu juga kita  menggambarkan  tentang Kematian Kristus di atas kayu Salib, penguburanNya dan kebangkitanNya, yang memberi  kemenangan kepada  kita. Ketika kita turun ke dalam air seperti Yesus naik dari air seperti Yesus dibangkitkan dari turun dalam kubur. Ketika kita  kubur. Jadi baptisan kita, menggambarkan  kematian, kubur, dan kebangkitan Yesus Kristus Juru Selamat kita.

  1. Bagimana baptisan yang benar menurut Firman Allah, ayat-ayat mana yang menjelaskan tentang ini ?

Jawaban :

Baptisan yang Alkitabiah atau baptisan air adalah sepeti yang dikatakan dalam Matius 3:16. Roma 6:3-5,  Pembaptisan, hanya lewat penyelaman dalam air.  Itu berarti sederhana, semua orang yang dibaptis harus diselamkan di dalam air. Selain itu, hanya dengan penyelaman dalam air, seseorang harus dibaptis. Yesus sudah dibaptis oleh Yohanes di sungai. 

Orang Etiopia itu dibaptis oleh   murid Filipus di sungai. 

Kisah Para Rasul 8:38 merupakan alasan mengapa kita harus lewat penyelaman dalam air. Hal itu menggambarkan kepada dunia bahwa  dibaptis  menguburkan hidup kita yang lama dan mulai hidup yang baru. Hal itu juga kita  menggambarkan  tentang Kematian Kristus di atas kayu Salib, penguburanNya dan kebangkitanNya, yang memberi  kematian. kita kemenangan dari   Ketika kita turun ke dalam air seperti Yesus naik dari air seperti Yesus dibangkitkan dari dalam kubur. Jadi baptisan kita, menggambarkan  kematian, kubur, dan kebangkitan Yesus Kristus Juru Selamat kita.

  1. Apakah dibenarkan untuk membaptis anak kecil ? Jelaskan dengan disertai ayat-ayat Alkitab !

Jawaban:

Tidak benar, menurut Alkitab hanya orang-orang yang sudah bertobat dan percaya Yesus sebagai Juru Selamat mereka saja yang bisa dibaptiskan.  Dan bayi atau anak kecil tidak bisa melakukan itu.  Hanya orang yang akan dibaptis saja yang bisa membuat keputusan itu, bukan ayah ibunya atau orang lain.(Kisah Para Rasul 2:38-41; Roma 6:3-5, Markus 16:16)

  1. Pada umur berapakah seseorang boleh di baptis, dan syarat-syarat apakah yang harus dipenuhi jika ingin menerima baptisan ?

Jawaban :

Sebaiknya orang yang sudah dewasa dan bisa mempertanggungjawabkan imannya kepada Allah. Karena yang bisa menerima baptisan adalah hanya orang-orang yang sudah bertobat dan percaya Yesus sebagai Juru Selamat mereka saja yang bisa dibaptiskan. Seperti di dalam Markus 16:16. Dan anak-anak tidak mengerti tentang dosa oleh sebab itu kita percaya bahwa mereka berada di bawah rahmat Allah Mat 19:14. Pada saat anak menjadi semakin besar sehingga cukup untuk bisa mengerti tentang dosa, maka mereka harus bertobat dan memberi diri untuk dibaptis sama halnya dengan semua manusia. Masing-masing anak berbeda untuk mencapai saat itu (saat untuk dapat dibaptiskan). Menurut KPR 2:38 seseorang boleh dibaptiskan setelah orang itu bertobat dari dosanya dan menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat

17. Apakah berdosa apabila seseorang Kristen berpindah gereja dan dipermandikan (dibaptis) lebih dari satu kali ?. Mohon penjelasan !

Jawaban:

Jika anda anda dibaptis dengan selam (satu-satu cara yang benar) maka anda tidak perlu dibaptis lagi, menurut Firman Tuhan.. Tetapi gereja yang berbeda mempunyai syarat-syarat yang berbeda, ada beberapa geraja yang hanya mengakui baptisan di gerejanya saja.Dan gereja lain menerima baptisan gereja lain yang menggunakan baptis selam. Banyak gereja percaya ada satu cara seorang bisa dibaptiskan tetapi kalau mereka belum dibaptiskan secara selam orang-orang itu belum dibaptiskan menurut Alkitab. Roma 6:3-5. Dan harus dibaptis dengan cara yang benar (baptis ulang) kalau mau menuruti perintah Allah dengan benar.

  1. Bagaimana caranya karena keluarga besar saya mau bergabung di GBI tetapi mereka tidak mau terima baptisan secara selam ?

Jawaban:

Jika mereka dibaptis dengan selam (satu-satu cara yang benar) maka mereka tidak perlu dibaptis lagi, menurut Firman Tuhan.. Tetapi gereja yang berbeda mempunyai syarat-syarat yang berbeda, ada beberapa geraja yang hanya mengakui baptisan di gerejanya saja.Dan gereja lain menerima baptisan gereja lain yang menggunakan baptis selam. Banyak gereja percaya ada satu cara seorang bisa dibaptiskan tetapi kalau mereka belum dibaptiskan secara selam, orang-orang itu belum dibaptiskan menurut Alkitab. Roma 6:3-5. Dan harus dibaptis dengan cara yang benar (baptis ulang) kalau mau menuruti perintah Allah dengan benar. Menurut kami, berikan saran atau nasehat seperti yang sudah kami jelaskan.

 

MENU  PERTANYAAN